Cirinu Organic Farm

Cirinu Organic Farm 🌱 Cirinu Organik Farm
Kebun organik rumahan di Ciamis yang fokus pada budidaya sayuran sehat tanpa bahan kimia.

Mulai dari pembuatan pupuk alami, bedengan, ajir, mulsa, hingga panen — semua dilakukan dengan metode organik BSM & Jadam.
☘️🌳🌱💧

30/12/2025

🌱 Kebun Rimpang Cirinu Farm
Di kebun mini cirinu kami menanam temulawak, lengkuas, kunyit, dan panglay sebagai bagian dari ikhtiar ketahanan dan kesehatan keluarga.
Dirawat dengan treatment organik, menjaga tanah tetap hidup dan tanaman tumbuh alami.

🌿 Manfaat rimpang untuk keluarga:
• Temulawak → menjaga fungsi hati, meningkatkan nafsu makan, dan daya tahan tubuh
• Kunyit → antiinflamasi alami, baik untuk pencernaan dan imunitas
• Lengkuas → membantu meredakan masuk angin, antibakteri alami
• Panglay → menghangatkan tubuh, membantu meredakan pegal dan flu
Bukan sekadar kebun, tapi lumbung herbal rumahan.
Dari tanah yang sehat, lahir keluarga yang lebih kuat.
Inilah langkah kecil Cirinu Farm menuju hidup lebih alami dan berkelanjutan 🌾

29/12/2025

“Penyiraman key hole garden hari ini 🌿
Menggunakan horti cair + ZPT tomat.
Ikhtiar sederhana memberi nutrisi & rangsangan tumbuh,
agar tanaman sehat, akar kuat, dan buah berkualitas.
Bismillah, hasil terbaik dari perawatan yang konsisten.”

26/12/2025

Apa itu JMS?
JMS adalah larutan mikroba lokal ala metode JADAM (Korea), berfungsi untuk:
Menyuburkan tanah
Mengaktifkan mikroorganisme alami
Menguatkan tanaman
Menekan penyakit tanah
Bahan-bahan:
Air 20 liter (air sumur / air hujan, bukan air PAM berkaporit)
Tanah humus bambu / tanah hutan ± 1 genggam
Pilih tanah yang lembap, gelap, dan banyak serasah
Kentang 1 buah besar (±200 gram)
Direbus, dihaluskan (air rebusannya dipakai)
Garam laut / garam krosok 1 sendok makan
Cara Membuat JMS:
Rebus kentang hingga empuk, lalu haluskan (air rebusan jangan dibuang).
Masukkan air 20 liter ke dalam ember.
Tambahkan kentang halus + air rebusannya.
Masukkan tanah humus bambu.
Tambahkan garam laut.
Aduk perlahan hingga tercampur rata.
Biarkan terbuka (jangan ditutup rapat).
Fermentasi selama 12–24 jam saja.
⏰ Catatan penting:
Jangan lebih dari 24 jam
Jangan sampai berbuih berlebihan atau berbau busuk
Ciri JMS Berhasil:
✅ Air agak keruh
✅ Ada sedikit aroma tanah segar / fermentasi ringan
❌ Bukan bau busuk atau menyengat
Cara Aplikasi:
Penyiraman tanah:
1 liter JMS : 20–30 liter air
Semprot daun (opsional):
1 : 30 (pagi atau sore)
📅 Frekuensi: 7–10 hari sekali
Manfaat Utama:
Menghidupkan tanah mati
Mempercepat penyerapan nutrisi
Akar lebih sehat
Tanaman lebih tahan stres

08/12/2025

Penanaman kunyit dan berbagai rimpang seperti lengkuas, temulawak, kencur, dan panglay akhirnya masuk ke tahap berikutnya — dipindahkan ke tanah setelah proses penyemaian beberapa minggu lalu.

Perjalanannya sederhana namun penuh makna:
➡️ dari rimpang kecil
➡️ tumbuh tunas
➡️ kini siap membangun perakaran dan memperkuat batang

Rimpang-rimpang ini adalah tanaman sabar — tumbuh perlahan, namun hasilnya luar biasa: kesehatan, bumbu, bahkan obat dari alam.

Kita cuma menanam, memupuk, dan menjaga ritme alam. Tapi yang menumbuhkan tetap Allah Rabbul 'Alamin.
Alhamdulillah, semoga tumbuh subur dan memberi manfaat. 🌱🤲

02/12/2025

Berikut panduan pembuatan media kascing (media budidaya cacing tanah Lumbricus rubellus atau Afrika Nightcrawler) dengan langkah sederhana dan bahan alami 👇

🧱 Bahan yang Dibutuhkan

Serbuk gergaji (lebih bagus jika sudah tua/fermentasi)

Jerami padi cincang

Kohe sapi (kotoran sapi yang sudah matang/fermentasi)

Air bersih

Ember/box/kotak kayu/kolam tanah (wadah)

🔧 Langkah Pembuatan Media Kascing

1️⃣ Siapkan Bahan Kering

Campurkan:
50% jerami cincang
30% serbuk gergaji
20% kohe sapi

Aduk sampai merata.

> 📌 Catatan:
Serbuk gergaji wajib berasal dari kayu non-racun (bukan pinus baru, jati baru, atau kayu yang mengandung getah kimia).

2️⃣ Fermentasi Bahan

Tuang air sedikit demi sedikit sampai lembab seperti spons diperas (tidak menetes air, tapi terasa basah).

Tutupi campuran dengan terpal dan biarkan fermentasi 5–14 hari sampai: ✔ Tidak bau menyengat
✔ Suhu stabil dingin-hangat
✔ Tekstur lebih lunak

> Fermentasi membantu bahan menjadi lebih mudah dicerna cacing dan membunuh bakteri negatif.

3️⃣ Siapkan Tempat Budidaya

Gunakan wadah yang teduh, tidak terkena matahari langsung dan tidak tergenang hujan.

Tebarkan media fermentasi setebal 15–25 cm di dalam wadah.

4️⃣ Masukkan Cacing

Setelah media dingin dan siap, masukkan bibit cacing.

Biarkan cacing beradaptasi selama 24–48 jam sebelum diberi tambahan pakan.

5️⃣ Maintenance Media

Jaga kelembaban 60–80%
(Jika diperas, air hanya rembes sedikit.)

Jangan terlalu basah karena akan busuk dan membuat cacing mati.

Berikan ventilasi agar oksigen tetap cukup.

🍽 Pakan Lanjutan

Setelah seminggu, bisa beri:
Ampas dapur (sayur, buah busuk)
Dedak
Sisa daun hijau

Berikan tipis-tipis di permukaan, bukan ditanam dalam media.

⏳ Masa Panen

Kascing (casting) siap dipanen dalam 30–45 hari, tergantung kondisi.

Hasil panen berupa: ✔ Pupuk kascing (kotoran cacing)
✔ Biomassa cacing
✔ Kokon (telur cacing untuk regenerasi)

📌 Tips Penting

Hindari garam, minyak, cabai, jeruk, dan makanan berbumbu → merusak tubuh cacing.

Jangan sering memindahkan atau mengaduk agar tidak stres.

Tempat harus teduh, lembab, dan tenang.

01/12/2025

🌿 Kenapa tanah humus bambu cocok untuk JMS?

Karena area sekitar bambu kaya:
Mikroba aerob & anaerob alami
Jamur dekomposer
Actinomycetes (mikroba pengurai organik keras)
Cacing & bakteri penyeimbang tanah

Lingkungan bambu lembap, teduh, dan minim gangguan—ini menciptakan ekosistem mikroorganisme yang stabil, ideal untuk kultur JMS.

🧪 Fungsi tanah humus bambu pada JMS

Dalam pembuatan JMS, tanah humus bambu berfungsi sebagai starter kultur mikroba alami (IMO) untuk dikembangbiakkan dalam medium air + sumber nutrisi (kentang/singkong/nasi).

👉 Jadi bukan pupuknya yang penting—mikroorganismenya.

📌 Ciri tanah humus bambu yang bagus untuk JMS

Pilih yang:

Warna hitam pekat atau coklat gelap
Lembut dan gembur
Ada miselium/jamur putih
Berbau segar seperti hutan
Banyak akar halus & struktur remah

Jika ada serangga mikro seperti semut kecil, springtail, atau larva tanah — itu tanda hidup dan sehat.

📍 Cara Mengambilnya

1. Singkirkan daun bambu kering terlebih dahulu
2. Ambil tanah 3–10 cm di bawahnya
3. Bawa secukupnya saja (maksimal 20–30% area), supaya ekosistem tetap terjaga

🔧 Cara Pakai dalam JMS

Rumusan umum:
20–30 liter air kolam/air hujan
1–2 buah kentang rebus / singkong rebus
1 genggam tanah humus bambu
0.5–1% garam kasar
Dibiarkan 4–6 hari hingga air berbusa lembut, berbau tanah segar, lalu siap diaplikasikan.

💎 Manfaat JMS yang dibuat dari humus bambu

✔ Mengikat udara & air dalam tanah
✔ Menumbuhkan mikroba bermanfaat
✔ Memperbaiki tanah keras jadi gembur
✔ Membantu penyerapan nutrisi alami
✔ Meningkatkan ketahanan tanaman dari penyakit akar


30/11/2025

Kacang panjang organik dari Cirinu Farm ditanam tanpa bahan kimia sintetis seperti pestisida, herbisida, atau pupuk kimia. Semuanya tumbuh dengan metode alami menggunakan pupuk organik dari kohe ternak, kompos alami, air rendaman beras, dan mikroorganisme lokal yang membantu memperbaiki struktur tanah.

Metode ini membuat tanah tetap hidup. Di dalamnya ada mikroba, jamur baik, cacing tanah, dan organisme kecil lain yang bekerja sebagai “tim penyubur” alami. Tanah bukan hanya media tanam—tapi ekosistem yang harus dijaga keseimbangannya.

Kacang panjang organik memang tidak selalu terlihat sempurna:
daunnya kadang ada gigitan serangga, tumbuhnya tidak seragam, dan warnanya tidak selalu 100% mulus.

Tapi justru itu tanda bahwa tanaman ini aman, hidup, dan tidak diracuni.
Serangga masih mau mendekat karena tanaman ini tidak mengandung racun.

Buah kacang panjang organik biasanya lebih renyah, tidak pahit, lebih padat, dan aromanya lebih segar. Karena tumbuh perlahan mengikuti ritme alam, bukan dipaksa cepat panen.










29/11/2025

Daun terong hijau organik yang menguning atau bolong karena dimakan belalang bukan berarti tanaman gagal atau tidak sehat. Justru, kondisi ini menjadi tanda alamiah bahwa tanaman tersebut tumbuh tanpa bahan kimia keras seperti pestisida sintetis.

Dalam sistem pertanian organik, lingkungan mikro di sekitar tanaman tetap hidup—ada belalang, kumbang, mikroba baik di tanah, dan ekosistem kecil lainnya. Ketika daun sedikit rusak, itu menunjukkan bahwa alam seimbang, dan tanaman tetap mampu bertahan serta tumbuh dengan kuat karena nutrisi dari pupuk organik dan daya tahan alami tanaman terbentuk dengan baik.

Tanaman yang sempurna tanpa satu gigitan hama pun biasanya bukan tumbuh secara alami, namun dibantu pestisida kimia yang membunuh seluruh serangga, bahkan yang bermanfaat. Sementara pada pertanian organik, tujuan utamanya bukan tanaman harus mulus, tetapi aman dikonsumsi, bebas residu kimia, lebih ramah lingkungan, dan memiliki rasa yang lebih alami.

Jadi, daun terong yang bolong dan menguning adalah bahasa alam:
🌱 “Aku tumbuh apa adanya. Tanpa racun. Tanpa manipulasi. Apa yang kamu panen adalah yang terbaik dari proses alam.”



















28/11/2025

Berawal dari galon bekas yang hampir dibuang, muncul ide sederhana: “Kenapa gak tanam tomat di sini?”

Aku bagi dua galonnya, lalu bagian atas jd tempat media tanam, masukkan bibit tomat sambil di rebahkan, lalu isi dengan media tanam. Setelah itu juntaikan ke bawah supaya kelihatan tergantung di teras, semuanya terasa seperti eksperimen kecil.

Hari demi hari, aku rawat dengan pupuk alami dan sedikit perhatian. Daunnya tumbuh, bunganya muncul, dan akhirnya—buah tomat merah manis tergantung cantik.

Dari ruang sempit dan galon bekas, ternyata tomat segar bisa tumbuh.
Kadang, yang kita butuhkan hanya… mencoba. 🍅✨










26/11/2025

Di Cirinu Farm, kami percaya bahwa tanah bukan sekadar media tanam—tanah adalah makhluk hidup.
Ia bernafas, bereaksi, dan memiliki ekosistem yang bekerja secara alami.

Karena itulah, pabrik pupuk kami tidak memproduksi pupuk kimia sintetis.
Kami memilih kembali kepada cara-cara lama yang diwariskan petani nenek moyang kita:
cara yang menghormati tanah, menjaga mikroba, dan merawat kehidupan di dalamnya.

Setiap pupuk yang kami produksi berasal dari bahan alami:
👉 kohe ternak lokal
👉 limbah organik rumah tangga
👉 rempah-rempah
👉 daun, rumput, fermentasi buah, dan mikroorganisme alami
Semua diproses melalui fermentasi, bukan pembakaran kimia.

Proses ini mungkin lebih lama…
Tapi justru waktu itulah yang menghidupkan pupuk kita.
Selama fermentasi, bakteri baik, ragi, dan mikroba berkembang, membentuk nutrisi lengkap yang mudah diserap tanaman — tanpa merusak struktur tanah.

Di Cirinu Farm, kami memproduksi pupuk yang bukan hanya memberi makan tanaman,
tetapi menghidupkan kembali tanah yang sudah lelah.

Hasilnya?
Tanaman tumbuh lebih kuat.
Akar lebih sehat.
Panen lebih stabil.
Dan yang paling penting:
ekosistem tetap seimbang tanpa racun yang merusak kehidupan serangga baik, cacing tanah, burung, dan lingkungan sekitar.

Karena bagi kami, bertani bukan hanya tentang panen…
tapi tentang mewariskan tanah yang lebih baik untuk generasi berikutnya.

Cirinu Farm:
🌿 Pupuk organik dari alam, untuk pertanian yang sehat, lestari, dan penuh kehidupan.










🌱 Mengapa Mikroba Adalah Kunci dalam Pertanian Organik?Dalam sistem pertanian organik, tanah bukan sekadar media tanam, ...
25/11/2025

🌱 Mengapa Mikroba Adalah Kunci dalam Pertanian Organik?

Dalam sistem pertanian organik, tanah bukan sekadar media tanam, tetapi ekosistem hidup. Mikroba menjadi aktor utama yang mengubah bahan mentah seperti limbah dapur, kotoran hewan (kohe), rumput, jerami, dan bahan alami lain menjadi nutrisi bentuk tersedia bagi tanaman.

Tanpa mikroba, pupuk organik hanyalah “sampah organik”. Tetapi dengan mikroba, bahan itu berubah menjadi humus, unsur hara, enzim, hormon tumbuh, dan senyawa anti penyakit.

🔬 Jenis Mikroba yang Berperan dalam Pupuk Organik

1️⃣ Bakteri Pengurai (Decomposer)

Tugasnya memecah bahan organik kompleks seperti selulosa, lignin, protein, dan karbohidrat menjadi senyawa sederhana.

Contoh:
Bacillus spp.
Pseudomonas spp.
Actinomycetes

🔹 Fungsi:
✔ Mempercepat fermentasi
✔ Mengurangi bau
✔ Menghasilkan nitrogen, fosfat, dan mineral lain dalam bentuk tersedia bagi tanaman

2️⃣ Bakteri Probiotik (PGPR - Plant Growth Promoting Rhizobacteria)
Bakteri ini hidup aktif di sekitar akar tanaman (rhizosfer).

Contoh:
Azotobacter
Azospirillum
Rhizobium

🔹 Fungsi:
✔ Menambat nitrogen (tanpa pupuk urea)
✔ Merangsang pertumbuhan akar
✔ Memproduksi hormon: auksin, sitokinin, giberelin

3️⃣ Mikroba Pelarut Fosfat dan Kalium

Fosfat dan kalium banyak terdapat di tanah, tetapi terikat dan tidak dapat diserap tanaman. Mikroba ini bertugas melepaskannya.

Contoh:
Bacillus megaterium (pelarut fosfat)
Aspergillus niger (pelarut kalium)

🔹 Fungsi:
✔ Membuat P dan K tersedia tanpa pupuk kimia
✔ Menguatkan batang, akar, dan proses pembungaan

4️⃣ Fungi / Jamur Bermanfaat

Termasuk jamur pengurai dan mikoriza.

Contoh:
Trichoderma spp.
Mycorrhiza (Glomus spp.)

🔹 Fungsi:
✔ Melindungi akar dari patogen (antijamur alami)
✔ Membantu akar menyerap air & nutrisi lebih luas
✔ Pengurai lignin, daun kering, serbuk kayu

5️⃣ Aktinomisetes

Mikroba unik yang sifatnya campuran antara bakteri dan jamur.

🔹 Fungsi:
✔ Mengurai bahan keras (sekam, batang, serat kasar)
✔ Menghasilkan antibiotik alami untuk menghambat jamur patogen

6️⃣ Yeast (Ragi / Saccharomyces)

Biasanya muncul dari limbah dapur fermentasi, kulit buah, atau ragi roti.

🔹 Fungsi:
✔ Menghasilkan enzim, hormon tumbuh, dan vitamin B kompleks
✔ Mempercepat fermentasi pupuk cair organik

🏡 Sumber Mikroba Alami dari Alam Sekitar

Sumber Mikroba Dominan Fungsi

Kotoran ternak (kohe) Bakteri pengurai & PGPR Menyediakan NPK + mikroba
Limbah dapur (kulit buah, sayur, nasi basi) Yeast & lactobacillus Enzim + mempercepat fermentasi
Tanah hutan / bambu Mikroba kompleks & mikoriza Booster terbaik untuk aktivasi kompos
Air cucian beras Lactobacillus & bakteri probiotik Aktivator pupuk cair
Rumput & dedaunan Jamur pengurai Produksi humus & struktur tanah

🌿 Dampak Mikroba dalam Tanah Organik
✔ Membuat tanah gembur
✔ Menahan air lebih baik
✔ Menyediakan nutrisi sepanjang musim
✔ Mengurangi ketergantungan pupuk kimia
✔ Memperbaiki kesehatan tanaman dan meningkatkan hasil panen
✔ Melawan penyakit tanaman secara biologis, bukan kimia

Mikroba adalah “mesin biologi” dalam pertanian organik. Dengan memanfaatkan mikroba dari bahan alami seperti limbah dapur, kohe, tanah hutan, dan fermentasi bahan lokal, petani bisa menciptakan pupuk organik yang tidak hanya menyuburkan tanah, tetapi juga membangun ekosistem sehat dan berkelanjutan.

Pertanian organik bukan hanya “tanpa kimia”, tetapi menciptakan tanah yang hidup.

Address

Desa Cirinu, Sukajadi
Tasikmalaya

Opening Hours

Monday 07:00 - 20:00
Tuesday 07:00 - 20:00
Wednesday 07:00 - 20:00
Thursday 07:00 - 20:00
Friday 07:00 - 20:00
Saturday 07:00 - 20:00
Sunday 07:00 - 20:00

Telephone

+628112111937

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Cirinu Organic Farm posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Cirinu Organic Farm:

Share