hamba allah

hamba allah diberi kemudahan

16/01/2026

Seorang anak berusia sekitar 15 tahun diterkam buaya di kali Desa Amasing Kota Utara, Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan, Selasa (16/12/2025) sekitar pukul 16.00 WIT.

Kepala Desa Amasing Kota Utara, Usman Djauhan, mengatakan identitas anak tersebut hingga kini belum diketahui. Informasi awal peristiwa ini diperoleh dari laporan warga yang rumahnya berdekatan dengan lokasi kejadian.

“Kejadian ini berlangsung sekitar jam empat (pukul 16.00 WIT), setelah warga sekitar yang rumahnya berdekatan dengan kali melaporkan peristiwa tersebut,” ujar Usman dikutip dari Halmaherapost.com.

Menurut Usman, warga memang kerap melihat seekor buaya melintas di sekitar kali. Namun, serangan pada Selasa sore ini dinilai berbeda dari biasanya.

“Hingga saat ini, korban masih dalam tahap evakuasi. Kami sedang mencari perahu, karena saat kejadian banyak warga yang menyaksikan. Ditambah lagi, buaya tersebut membawa korban masuk ke semak-semak sekitar kali Inggoi,” tambahnya.

Petugas bersama warga hingga kini terus berupaya melakukan evakuasi terhadap korban. Kondisi lokasi yang berupa semak-semak di bantaran kali membuat proses pencarian masih berlangsung. Hingga kini korban belum ditemukan.

Warga sekitar diimbau tetap waspada dan menghindari aktivitas di sekitar kali sementara proses evakuasi berlangsung.

16/01/2026

Dia pura-pura selingkuh Demi melindungi ayahnya.

16/01/2026

Telah terjadi tabrak lari di Jalan Raya Jogja - Solo pada pukul 17:40 WIB, hari Selasa 16 Desember 2025.

Untuk sopir mini bus dan truck box warna hijau yang menabrak ibu² tolong itikat baiknya untuk bertanggung jawab.

15/01/2026

TAMBAHAN VIDEO & INFORMASI

Halmahera Selatan — Harapan yang sempat terjaga selama dua hari pencarian akhirnya berubah menjadi duka mendalam. Muhammad Alfin Daud (10), bocah yang dilaporkan hilang setelah diduga diterkam buaya di Sungai Inggoi, Desa Amasing Kota, Kecamatan Bacan, ditemukan meninggal dunia pada Kamis (18/12/2025) pagi. Jenazah korban ditemukan mengapung di perairan sekitar Pulau Nusa Ra dan Pulau Nusa Deket.

Korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 08.20 WIT oleh seorang nelayan bernama Delmi Radjaloa (43), warga Desa Awanggoa, yang saat itu hendak melaut menggunakan perahu ketinting. Delmi mengaku curiga setelah mencium bau busuk menyengat dari arah laut sebelum akhirnya melihat sesosok tubuh kecil terapung di permukaan air.

“Awalnya saya kira boneka, tapi setelah didekati ternyata mayat anak,” ujar Delmi kepada warga setempat dengan suara bergetar.

Saat ditemukan, tubuh korban dalam posisi telentang, tidak mengenakan baju dan hanya memakai celana pendek berwarna biru dongker. Pada bagian lutut kanan terlihat bekas luka gigitan, yang semakin menguatkan dugaan bahwa korban adalah anak yang sebelumnya dilaporkan diterkam buaya di Sungai Inggoi.

Saksi kemudian memanggil dua nelayan lain, Yasir dan Uci, untuk membantu proses evakuasi. Jenazah korban diangkat menggunakan karung dan dibawa menuju muara Sungai Inggoi, tepatnya ke posko pencarian. Sekitar pukul 09.00 WIT, kabar ditemukannya korban cepat menyebar dan mengundang kesedihan mendalam dari warga sekitar.

Tangis keluarga pecah saat jenazah tiba di rumah duka di Desa Amasing Kota Barat. Setelah dilakukan proses identifikasi, korban dipastikan bernama Muhammad Alfin Daud, yang akrab disapa Afon, pelajar kelas III SD Misbahul Aulad Labuha.

Kasi Humas Polres Halmahera Selatan, AKP Sunadi Sugiyono, membenarkan penemuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban ditemukan setelah dilakukan pencarian intensif selama dua hari sejak peristiwa tragis yang terjadi pada Selasa (16/12/2025) sekitar pukul 16.00 WIT.

“Korban ditemukan dalam kondisi tubuh masih utuh, namun sudah mulai membusuk. Pihak keluarga telah melakukan pemandian jenazah dan rencananya korban akan dimakamkan di TPU Desa Amasing Kali,” ujar AKP Sunadi.

Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat Amasing Kota.

14/01/2026

Penemuan Mayat di kali Desa Kupa Kupa, Tobelo Selatan, Halmahera Utara, pada hari Kamis 18 Desember 2025.

14/01/2026

WARGA SINGKUANG BAKAR POLSEK MUARA BATANG GADIS, KECEWA TERDUGA BANDAR NARKOBA DILEPAS

Aksi anarkis massa melanda wilayah hukum Polres Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, pada Sabtu 20 Desember 2025. Ratusan warga Desa Singkuang nekat membakar Kantor Polsek Muara Batang Gadis lantaran merasa kecewa terhadap kebijakan kepolisian setempat.

Insiden ini bermula dari keresahan warga Desa Singkuang terhadap maraknya peredaran narkoba di lingkungan mereka. Sejumlah ibu rumah tangga bersama warga sebelumnya berhasil mengamankan seorang pria yang mereka curigai sebagai pengedar barang haram tersebut. Warga kemudian menyerahkan pria itu ke Polsek Muara Batang Gadis dengan harapan ada tindakan hukum yang tegas.

Namun, amarah warga tersulut setelah mendengar kabar bahwa pihak polsek telah melepaskan pria tersebut tak lama setelah penyerahan. Informasi pelepasan terduga pelaku narkoba ini menyebar cepat dan memicu gelombang protes besar-besaran.

Massa yang emosi segera mendatangi kantor polisi untuk menuntut penjelasan. Situasi di lokasi memanas hingga warga memblokir jalan penghubung Singkuang-Natal. Puncak ketegangan terjadi saat massa mulai merusak fasilitas kantor dan membakar bangunan polsek yang sebagian besar bermaterial kayu.

Selain menghanguskan bangunan, massa juga membalikkan satu unit mobil dinas kepolisian yang terparkir di halaman kantor. Asap hitam terlihat membumbung tinggi dari sisa reruntuhan bangunan yang dilalap api.

Hingga saat ini, pihak Polres Mandailing Natal belum memberikan pernyataan resmi mengenai alasan mendasar pelepasan pria yang warga amankan tersebut. Kepolisian masih fokus melakukan pengamanan di lokasi kejadian untuk meredam situasi agar tidak semakin meluas.

Kasi Humas Polres Madina, Ipda Fahrul Simanjuntak, membenarkan adanya pergerakan personel menuju tempat kejadian perkara (TKP). "Kami masih dalam perjalanan ke lokasi," ujar Fahrul singkat saat memberikan konfirmasi melalui pesan instan pada Sabtu sore.

14/01/2026

KOTABARU - Kecelakaan maut disertai kebakaran hebat terjadi di Jalan Provinsi Kalimantan Selatan–Kalimantan Timur, tepatnya di kawasan Gunung Aap, Desa Batang Kulur, Kecamatan Kelumpang Barat, Kabupaten Kotabaru, pada Minggu (21/12/2025) sekitar pukul 06.30 Wita. Insiden tragis ini menewaskan pengemudi truk box yang terjebak di dalam kabin saat api membesar.

Peristiwa bermula ketika sebuah truk box Isuzu putih bernomor polisi DA 8207 HJ yang dikemudikan Muhammad Basri Mus melaju dari arah Balikpapan menuju Batulicin. Saat melintasi tikungan kiri di Km 347, truk diduga kehilangan kendali hingga mengambil jalur kanan jalan.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melintas sebuah mobil pick up Suzuki New Carry hitam dengan nomor polisi DA 8859 GL yang dikemudikan Iwan Susianto. Kendaraan tersebut membawa seorang penumpang bernama Rahmad Hidayat serta muatan sembako dan 10 jeriken bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax dengan total sekitar 250 liter.

Benturan keras pun tak terhindarkan. Bagian depan truk box menghantam sisi mobil pick up, memicu percikan api yang dengan cepat menyambar muatan BBM. Dalam hitungan detik, kobaran api membesar dan melalap habis kedua kendaraan.

Kapolres Kotabaru melalui Satlantas Polres Kotabaru, Aipda Syalfian, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebutkan bahwa pengemudi truk box tidak sempat menyelamatkan diri saat api mulai membesar.

“Pengemudi truk box terjepit di dalam kabin saat api membesar. Korban mengalami luka bakar serius dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara,” ujar Syalfian saat dikonfirmasi pada Minggu sore.

Sementara itu, kedua kendaraan dilaporkan hangus terbakar hingga nyaris tidak tersisa. Petugas kepolisian bersama tim terkait segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit terdekat.

Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas di jalur provinsi sempat mengalami kemacetan dan tersendat selama proses pemadaman api serta evakuasi berlangsung. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.

Address

Purwokerto

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when hamba allah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category