Learning Site Kakao Lestari

Directions

Learning Site Kakao Lestari Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Learning Site Kakao Lestari, Poso.

LearningSiteKakaoLestariTes Jangkauan
06/08/2026

LearningSiteKakaoLestari
Tes Jangkauan

























23/07/2026

Cerita Horor Part 2
πŸ’€πŸ’€πŸ’€

Teror Sang Penggerek Buah Kakao (PBK)

Malam turun perlahan di sebuah kebun kakao yang berada di lereng perbukitan. Angin berembus pelan, membuat daun-daun kakao bergesekan seperti bisikan yang tak ingin didengar siapa pun.

Para petani desa mempunyai sebuah pantangan: jangan pernah masuk ke kebun kakao saat tengah malam di musim panen.

Konon, pada saat itulah Sang PBK muncul.

Bukan sekadar ngengat kecil biasa, melainkan sosok misterius yang tak kasat mata. Ia datang tanpa suara, meninggalkan jejak berupa buah kakao yang tampak sehat dari luar, tetapi ketika dibelah... isinya telah berubah menjadi hitam, lengket, dan penuh ulat kecil yang menggeliat.

Pak Rahman, seorang petani yang terkenal berani, menertawakan cerita itu.

"Itu cuma serangga biasa," katanya.

Suatu malam ia memutuskan memeriksa kebunnya seorang diri. Saat jam menunjukkan pukul dua belas tepat, terdengar suara aneh...

Krek... krek... krek...

Seolah ada seseorang menggores kulit buah kakao satu per satu.

Pak Rahman menyalakan senter.

Tak ada siapa-siapa.

Namun puluhan buah kakao bergoyang sendiri.

Lalu terdengar suara kepakan sayap yang sangat pelan... semakin dekat... semakin banyak... hingga seluruh kebun dipenuhi bayangan kecil beterbangan.

Esok paginya, hampir seluruh buah kakaonya terserang Penggerek Buah Kakao (PBK). Buah-buah menguning sebelum waktunya, bijinya saling melekat, kualitas panen hancur, dan hasil kebun turun drastis.

Sejak saat itu, warga desa percaya bahwa Sang PBK bukan sekadar hama, tetapi roh keserakahan yang datang kepada kebun yang diabaikan.

Orang tua desa berkata,

Β«"PBK tidak menyukai kebun yang bersih, rajin dipanen, dan dirawat. Ia mencari kebun yang dipenuhi buah tua, gulma, dan pemilik yang lalai."Β»

Sejak malam itu, tak ada lagi yang berani mengabaikan sanitasi kebun. Buah yang terserang segera dipetik dan dimusnahkan, panen dilakukan tepat waktu, pemangkasan rutin dikerjakan, dan perangkap dipasang di setiap sudut kebun.

Karena mereka sadar...

Yang paling mengerikan bukanlah sosok yang terlihat di malam hari.

Melainkan makhluk kecil yang diam-diam menghancurkan seluruh harapan petani dari dalam buah kakao.

Dan hingga kini, ketika angin malam bertiup melewati kebun kakao, masih terdengar suara lirih...

Krek... krek... krek...

Entah suara ranting yang patah...

Atau Sang PBK yang sedang mencari kebun berikutnya.

22/07/2026

Cerita Horor Part 1
πŸ’€πŸ’€πŸ’€
Teror Senyap Helopeltis di Kebun Kakao

Pagi itu embun masih menggantung di daun-daun kakao. Pak Amir berjalan menyusuri kebunnya dengan senyum puas. Pohon-pohon kakao tampak hijau dan dipenuhi buah muda yang menjanjikan panen melimpah. Namun, ada sesuatu yang terasa berbeda. Di beberapa buah muda muncul bercak-bercak hitam kecil yang sebelumnya tidak pernah ada.

Hari demi hari bercak itu semakin banyak. Buah muda menguning, mengering, lalu gugur satu per satu. Tunas-tunas baru layu tanpa sebab yang jelas. Pak Amir mulai khawatir. Setiap pagi jumlah buah yang rusak bertambah, seolah ada makhluk tak terlihat yang bekerja sepanjang malam.

Suatu sore, saat matahari mulai tenggelam, ia memeriksa kebunnya lebih teliti. Di balik buah kakao yang masih hijau, tampak seekor serangga kecil berwarna cokelat kemerahan dengan kaki panjang. Diam, nyaris tak terlihat. Namun ketika didekati, serangga itu melompat cepat dan menghilang. Itulah Helopeltis, si pengisap cairan tanaman yang dikenal sebagai salah satu hama paling merugikan pada kakao.

Dalam beberapa minggu, kebun yang semula hijau berubah muram. Buah-buah dipenuhi bercak hitam, kulitnya retak, dan banyak yang gagal berkembang. Pendapatan yang diharapkan berubah menjadi kecemasan. Pak Amir akhirnya sadar bahwa musuh terbesar bukanlah yang paling besar, melainkan yang paling sulit terlihat.

Dengan bantuan penyuluh pertanian, ia mulai melakukan sanitasi kebun, memangkas cabang yang terlalu rimbun, memanen buah yang terserang, memantau keberadaan Helopeltis secara rutin, serta menerapkan pengendalian hama terpadu. Perlahan, populasi Helopeltis menurun dan kebun kembali pulih.

Pesan cerita Horor Part 1: Helopeltis adalah ancaman nyata bagi tanaman kakao. Hama ini bekerja secara diam-diam, tetapi dampaknya sangat besar terhadap hasil panen. Deteksi dini, sanitasi kebun, pemangkasan yang baik, dan pengendalian terpadu adalah kunci agar kebun kakao tetap sehat dan produktif.

Sebagai bagian dari pelatihan peningkatan kapasitas kelompok pembibitan pemuda. Peserta mengikuti penjelasan mengenai pe...
15/07/2026

Sebagai bagian dari pelatihan peningkatan kapasitas kelompok pembibitan pemuda. Peserta mengikuti penjelasan mengenai pemilihan batang bawah yang sehat, pemilihan entres (batang atas) dari klon unggul, serta teknik penyambungan yang benar agar tingkat keberhasilan tinggi.
Setelah menerima penjelasan, peserta mempraktikkan langsung setiap tahapan sambung pucuk dengan pendampingan fasilitator. Mulai dari membuat sayatan yang presisi, memasang entres pada batang bawah, mengikat sambungan menggunakan plastik grafting, hingga cara merawat bibit setelah penyambungan.
Melalui praktik lapangan ini, peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga memperoleh keterampilan yang dapat diterapkan untuk menghasilkan bibit kakao unggul yang seragam, sehat, dan produktif. Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam mendukung pengembangan pembibitan kakao berkualitas serta memperkuat peran pemuda dalam membangun Keberlanjutan diwilayanya.

Address

Poso
94611

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Learning Site Kakao Lestari posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share