22/10/2026
Perawatan di Lahan 1 Bouw Cabe yang Terus Dipetik di Musim Kemarau
Cabe di lahan Bu Lastri ini umurnya udah lewat 200 hari sejak tanam, tapi buahnya masih terus melebat dan sudah dipetik lebih dari 40 kali. Dari lahan sekitar 0,7 hektar, hasilnya nembus angka lebih dari 15 ton!
Kalau ada petani cabe lain yang tanya, โResep rahasia pupuk apa sih, Bu?โ, Jawabannya ada di kedisiplinan urutan perawatan yang udah dimulai jauh sebelum bibit cabainya ditanam.
Bu Lastri tahu betul kalau tanah yang subur itu modal utama. Lahan dikasih kompos, dolomit, dan pupuk dasar secara bertahap (enggak langsung dibrokin sekaligus). Habis itu, lahan didiamkan dulu sekitar 15 hari biar tanahnya matang, baru deh dipasang mulsa dan ditanami.
Nah, sebelum bibit masuk, tiap lubang tanam masih diberi bonus satu sendok pupuk organik. Jadi, begitu bibit cabe pindah ke sawah, tanahnya udah siap ngasih makan.
Begitu bibit ditanam, nutrisi bawah rutin dikocor tiap 10 hari sekali tanpa putus. Yang beda cuma isinya, nyesuaiin umur dan kebutuhan tanaman:
Waktu Masih Masa Pertumbuhan (Vegetatif): Bu Lastri pakai campuran pupuk tinggi Nitrogen dan Fosfat duet maut yang bagus banget buat mempercepat pertumbuhan sekaligus memicu pembungaan dini. NPK 16-16-16, sama kalsium nitrat boron.
Begitu Masuk Masa Berbuah (Generatif): Racikannya langsung diganti yang tinggi Kalium dan kalsium nitrat boron lagi. Hasilnya, buah cabe jadi padat, bobot, dan enggak gampang rontok.
Di sela-sela jadwal kocor pupuk tadi, tanahnya juga rutin dirawat pakai Trichoderma, mikroba pengurai, asam humat, kalsium, dan tetes tebu (molase) biar tanah tetap gembur dan mikroba baiknya makin betah.
Kemarau itu emang musim yang berat buat tanaman. Tapi Bu Lastri punya satu jurus khusus: rutin semprot Fulka tiap 3 hari sekali.
Langkah ini dilakukan biar tanaman cabe yang udah capek berbuah dan terus-terusan dipetik enggak gampang stres atau kerdil karena panas. Efeknya, tunas-tunas baru tetep rajin keluar, bunga baru terus jadi, dan tanaman tetep segar meski cuaca lagi terik-teriknya.