18/05/2026
*Renungan Harian*
*_Pelayanan Adalah Kehormatan, Tetapi Hubungan dengan Tuhan Adalah Fondasi._*
*Matius 7:21-23*
“Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.”
Shalom...
Firman Tuhan Hari Ini berkata :
Melayani Tuhan adalah sebuah kehormatan yang luar biasa. Tidak semua orang diberi kesempatan untuk berdiri di altar, memimpin pujian, berkhotbah, mengajar, atau mengambil bagian dalam pekerjaan Tuhan. Namun firman Tuhan mengingatkan bahwa pelayanan bukanlah tujuan akhir. Yang terutama adalah hubungan pribadi kita dengan Tuhan.
Seseorang dapat sangat aktif dalam pelayanan, tetapi hatinya bisa saja jauh dari Tuhan. Mulutnya menyebut nama Tuhan, tangannya sibuk bekerja untuk Tuhan, tetapi hidup doanya mulai dingin, pembacaan firman mulai berkurang, dan kasih kepada Tuhan tidak lagi seperti semula.
Tuhan Yesus berkata bahwa yang terpenting bukan sekadar melakukan banyak hal rohani, melainkan melakukan kehendak Bapa dan hidup dalam pengenalan yang intim dengan-Nya.
*Kisah Uza* yang Menyentuh Tabut Allah
2 Samuel 6:6-7 menceritakan bahwa Uza berjalan sangat dekat dengan Tabut Perjanjian, lambang kehadiran Allah.
Namun kedekatan fisik dengan perkara-perkara kudus tidak otomatis berarti kedekatan hati dengan Tuhan. Tuhan melihat sikap hormat, ketaatan, dan kesungguhan hati.
*Untuk kita renungkan :*
Hari ini Tuhan mengingatkan:
Pelayanan adalah kehormatan.
Hubungan dengan Tuhan adalah fondasi.
Aktivitas rohani tidak dapat menggantikan keintiman dengan Tuhan.
Tuhan lebih rindu hati yang mengasihi-Nya daripada sekadar tangan yang sibuk bekerja.
Jangan sampai kita sibuk melayani, tetapi lupa berdoa. Jangan sampai kita dikenal sebagai pelayan Tuhan, tetapi tidak dikenal oleh Tuhan.
Lebih penting dikenal oleh Tuhan daripada dikenal sebagai pelayan Tuhan.
*Yeremia 29:13* — “Apabila kamu mencari Aku, kamu akan menemukan Aku.”
*Wahyu 2:4* — “Engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula.”
*Mazmur 24:3-4* — Tuhan mencari hati yang bersih dan tulus.
*Mari kita berdoa :*
Bapa Surgawi yang penuh kasih,
Terima kasih untuk firman-Mu hari ini. Engkau mengingat